Piece of paper for you
Pagi itu dega bersiap
keluar untuk casting sebuah pencarian bakat lalu dia melihat sebuah seseorang
yang sangat cantik menawan telah bernyanyi merdu disebuah layar LCD berukuran
15 inci dalam batinya ia mengatakan,"Suatu hari aku pasti bernyanyi
denganmu nindy kau adalah wanita yang akan ku cintai sepanjang hidupku.. walau itu impian yang takkan mungkin bagi sebagian orang aku akan tetap pada pendirianku".lalu dia mengeluarkan secarik potongan kertas berjudul My Project dan dia membacanya sesaat lalu dia melihat awan dan langit biru dia menghela nafas,"saat aku melewati tirai juri itu aku akan menjadi seseorang yang hebat melebihi siapa pun".dia melangkah sambil mengengam kertas itu dan melewati tirai itu.
5 Tahun sesudahnya.. Di sebuah Ruang ganti tiba tiba ada yang memangil dega,"Dega apa kau sudah bersiap bernyanyi denganku ?","Ahh.. Tentu saja.. kau tampak cantik sekali saat ini aku sangat beruntung bisa beryanyi dan bersama denganmu nindy..","kau terlalu memujiku dega.. padahal dirimu sangat lah berbakat","oh iya nindy.. aku ada kejutan setelah kita menikah nanti".lalu dega mengeluarkan sebuah secarik kertas dari tas kecilnya berjudul My Project tetapi dia tidak memperlihatkan apa isi dari kertas tersebut,"My Project ?? apa itu dega.. coba aku liat..." Dengan muka penasaran nindy akan merebut kertas tersebut,"hehe... tidak boleh!! sesudah kita menikah aku akan menujukan nya.." dega menyembunyikanya di balik tasnya.Tiba tiba sebuah dering telefon yang keluar dari tas Nindy memutuskan pembicaraan mereka berdua lalu nindy mengangkat telefon tersebut dia terkujut dan meneteskan air mata dia bergegas keluar dari studio dan segera mencari taksi dega mengejar nindy tetapi nindy berlari cepat karena orang tua nindy telah masuk rumah sakit lalu nindy berlari kejalan raya dia tak melihat apapun dia hanya terfokus untuk mencari taksi dan ada sebuah truk besar sedang melintas cepat nindy tak mengetahuinya tetapi dega meneriakinya degan lantang."NINDYY.. AWASS !!" nindy pun tak menyadarinya dan tertabrak hingga kepalanya berdarah.. dega pun segera mengendong nya dan membawanya ke mobilnya degan perasaan yang bingung,"Nindy tolong lah bertahan lah aku akan membawamu kerumah sakit... kita akan menikah kau takkan mati hari ini.. Nindy bicaralah sayang..".Dega fokus pada jalan sambil melihat nindy yang sudah lemas dan nindy mengatakan,"Apa kau mencintaiku dega ? apa kau kan menigalkanku ?"."Tentu saja tidak sayang.. kau akan menjadi yang ternbaik selamanya"."Terima Kasih Dega..".Nindy pun sudah memjamkan matanya dega melihat nindy dan menghentikan mobilnya sambil meneteskan mata.
Di Depan sebuah makam dega membawa sebuah secarik kertas dan bunga mawar dia meletakan nya di atas makam tersebut lalu sebuah tepukan dilegan dega,"Dega aku turut berduka cita atas menigalnya tunanganmu"."Terima kasih nadya... aku butuh sendirian saat ini tolong tinggalkan aku sendiri"."kau jangan patah semangat dega.. ingat kau selalu optimis pada keinginan mu dan kau menujukan pada semua orang bahwa impianmu pasti akan terjadi termasuk padaku.."."Sudahlah,Itu masa lalu... sudah tidak ada dega lagi di dunia ini.. tolong tingalkan aku sendiri..". Dega memandang nadya dan pergi dari tempat itu lalu nadya mengatakan "Dega... Nindy belum mati... Nindy berada di dalam hatimu sekarang..". Dega menghentikan langkahnya dan menoleh sedikit lalu dia berjalan lagi.Nadya melihat sebuah kertas di atas makam tersebut dan mengambilnya,"My Project... Dega ternyata kau membuat liyric ini untuk....".Dita pun melhat dega yang sedang meninggalkan makam tersebut.
Di pagi hari dega memainkan sebuah piano dan bernyanyi dengan irama lembut tentang lagu cinta tetapi dia terhenti di tengah lyric karena itu adalah sebuah lagu untuk dua orang dia menghela nafas dan meniggalkan piano tersebut tetapi dia mendegar sebuah sayup-sayup suara lembut yang meneruskan lyric itu tiba-tiba dega terheran dia mengangap itu adalah suara nindy diapun kembali dan memainkan lagi piano itu sambil meneteskan air mata diapun bernyanyi hingga akhir bait."Nindy.. kau kembali untuk ku ?? terima kasih...".Dan ternyata Dibalik sebuh kaca Nadya melihat Dega sambil memegang sebuah kertas dega."Dega kau adalah seseorang yang sangat istimewa.. ini adalah sebuah lagu yang sangat indah.. My project adalah sebuah lyric lagu dengan judul kita akan bersama lyric yang indah dega... aku sangat mengerti apa yang kau rasakan saat ini...."
Bersambung... (hehehehe... maap kalo masih banyak perbaikan...)
Bersambung... (hehehehe... maap kalo masih banyak perbaikan...)
By: Andika Nuriswara
